Bermula dari pemikiran tentang pentingnya “tampil keren”, khususnya “tampil keren yang baik”, Swag hadir. Startup yang baru diluncurkan 15 bulan yang lalu ini bertujuan untuk membantu perusahaan-perusahaan agar bisa tampil keren dalam mewakili brand mereka.

“Orang-orang menganggap tampil keren itu tidak terlalu penting, tetapi tidak seharusnya demikian. Tampil keren bisa menjadi tool marketing jika dibangun dengan benar.” Kata co-founder Swag, Jeremy Parker.

Swag.com menawarkan produk-produk seperti botol air, payung, baju, jaket, USB drive, tas dan produk-produk lainnya dari brand seperti Patagonia dan Case Logic. Saat Anda memilih produk, Anda upload desain Anda, tentukan berapa banyak desain yang ingin dicetak dan kemudian tunggu Swag untuk mengirim production mock-up untuk persetujuan.

Saat ini, Swag memiliki sekitar 1,000 pelanggan, termasuk Facebook, Evernote, WeWork dan Waze. Dengan WeWork, Swag diintegrasikan ke dalam aplikasi co-working space tersebut untuk layanan, dan saat ini menjadi layanan No. 1 untuk kebutuhan kantor. Swag berhubungan langsung dengan pabrikan dan vendor, sehingga startup tersebut tidak perlu menyimpan stok barang. “Kami seperti Barney’s tetapi tanpa inventaris,” Kata Parker.

Sejak berdiri, Swag telah mengumpulkan total lebih dari US$1 juta penjualan dan baru-baru ini menyelesaikan Techstars Chicago, yang telah mengumpulkan pendanaan awal sekitar US$800,000. Parker mengatakan bahwa perusahaannya sedang dalam proses pendanaan babak senilai US$1 juta.

 

Tertarik untuk menggunakan Swag? Pelajari lebih lanjut: https://www.swag.com/