Pada 3 Oktober yang lalu, Frame.io, platform kolaborasi untuk industri pembuatan video, memperoleh pendanaan seri B senilai US $20 Juta yang dipimpin oleh FirstMark Capital. Investor-investor terdahulu, seperti Accel Partners, SignalFire dan Shasta Ventures, juga turut berpartisipasi dalam pendanaan putaran ini.

Pendiri dan CEO Frame.io, Emery Wells, mengatakan bahwa target jangka panjang dari pendanaan putaran ini adalah untuk menjadikan Frame.io sebagai Slack versi video. Target tersebut cukup beralasan, melihat perusahaannya yang saat ini memiliki 370,000 pengguna yang telah sign up, 40 karyawan, dengan total pendanaan US$32 juta.

Menurut Emery Wells, ia selalu memfokuskan perusahaannya sebagai platform pembuatan video bagi freelance dan professional yang terlibat dalam bisnis film. Di masa depan, Frame.io ingin menggandakan pelanggannya dengan mengembangkan tool keamanan agar studio-studio besar dan produser-produser konten merasa nyaman untuk berbagi rough cut serial dan film di platform mereka.

Frame.io juga memiliki aplikasi iPhone yang memenangkan Apple Design Award pada 2016 dan banyak digunakan oleh produser dan sutradara film untuk memberikan feedback secara mobile. Pada tahun-tahun sebelumnya, Frame.io telah merilis produk yang ditujukan untuk bisnis sepenuhnya dan memiliki klien-klien besar, seperti Turner Broadcasting, Vice, Spotify, Buzzfeed dan Funny or Die.

Produk yang dihasilkan oleh Frame.io berfokus pada keamanan dan akses berbasis identitas, dan juga memungkinkan admin untuk membuat beragam kelompok atau sub-tim yang dapat disesuaikan berdasarkan proyek dan orang-orang yang terlibat. Dengan adanya pendanaan tersebut, Frame.io akan mengarahkan investasi sepenuhnya pada keamanan yang lebih tinggi, melanjutkan pengembangan produk dan menambah tim untuk divisi sales dan marketing.