Setelah mempelopori era baru startup di Pasar Modal Indonesia dengan menjadi startup pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, Kioson kembali mempelopori inovasi di bidang ekonomi digital dengan meluncurkan “Gerakan 1 Juta UMKM Digital”. “Gerakan 1 Juta UMKM Digital” adalah gerakan pelopor yang mewujudkan potensi ekonomi digital yang merata di seluruh Indonesia dengan mendorong perekonomian pada sektor pengusaha mandiri dan pedagang mikro melalui teknologi digital.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Kioson bekerjasama dengan Sinar Mas Multifinance dan didukung oleh Pemerintah, private sector, komunitas dan aktivis, mengadakan roadshow di 92 wilayah/kota di Indonesia pada 9 Oktober – 30 November 2017, untuk membentuk ekosistem ekonomi digital melalui pengembangan kompetensi dan daya saing pengusaha yang terbagi dalam 4 program, yaitu:

  1. Pelopor Muda: menggerakkan ekonomi digital di desa-desa melalui pemberdayaan pemuda/pemudi desa, ibu rumah tangga, wirausaha kecil yang bekerjasama dengan kelompok masyarakat, seperti Karang Taruna, Koperasi dan PKK.
  2. Desa Digital: suatu wilayah/kecamatan yang memberikan kontribusi melalui ekonomi digital untuk meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan warga.
  3. Kios Tekno: pembinaan intensif bagi pedagang kelontong/kios untuk meningkatkan perekonomian daerah sekitarnya melalui ekonomi digital.
  4. Youngtech Business: menggerakkan ekonomi digital di SMU/kampus melalui pelajar /mahasiswa/I yang berperan sebagai ambassador Kioson.

“Gerakan 1 Juta UMKM Digital” juga mengambil momentum ekonomi digital yang pesat saat ini dan sejalan dengan visi pemerintah Indonesia melalui Presiden Jokowi yang menargetkan Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Dengan adanya “Gerakan 1 Juta UMKM Digital”, diharapkan akan lahir 1 juta pengusaha baru yang mengangkat perekonomian daerahnya dan mampu berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020.