Sebagai organisasi yang berusaha menghasilkan produk dan mencari model bisnis yang tepat untuk berkembang, membangun startup berarti berani mencoba melakukan sesuatu dengan risiko besar menanti. Dalam membangun startup, banyak hal yang perlu Anda hadapi, salah satunya Anda memiliki ide-ide menarik yang siap dijalankan, namun memiliki risiko yang cukup signifikan jika gagal.

Selain ketekunan dan kebulatan tekad, ide-ide baru dan inovasi diperlukan dalam membangun startup yang kuat dan bertahan lama. Ingin mengubah ide-ide brilian menjadi bisnis yang sukses? Simak tips berikut.

 

Pilih ide yang kamu anggap penting

Melakukan sesuatu yang kamu anggap penting akan memberikan semangat dan gairah yang tinggi untuk bertahan dalam menjalankan bisnis. Tidak ada bentuk motivasi yang lebih baik dari menyadari bahwa kamu menginvestasikan seluruh kerja keras ke dalam sesuatu yang kamu anggap pentingm. Dan, bahkan jika kamu gagal, setidaknya kamu gagal dalam melakukan sesuatu yang kamu anggap penting.

 

Tuliskan pernyataan misi dalam bentuk blog

Ucapkan misi kamu dengan jelas, apa tujuan yang ingin kamu capai dan mengapa itu penting dalam bentuk blog. Hal ini terlihat sederhana, namun artikel blog yang bisa dilihat oleh khalayak umum lebih baik dari rencana bisnis apapun yang bisa kamu tulis. Artikel blog tidak hanya baik untuk memacu semangat pribadi, tetapi juga membuat orang-orang luar bisa melihat visi Anda, dan menjadi titik temu bagi orang lain untuk terlibat – apakah itu investor, insinyur atau karyawan di masa depan. Hal ini dialami oleh Richard Price, pendiri dan CEO Academia.edu, “Bahkan jika Anda belum membangun ide, namun menuliskannya dalam bentuk blog akan mengubah cara pandang Anda tentang apa yang Anda lakukan.”

 

Fokus pada pertumbuhan

Banyak perusahaan gagal karena mereka tidak cukup disiplin dalam menyikapi pertumbuhan. Filosofi “jika kami membangunnya, mereka akan datang,” sebenarnya tidak benar. Anda perlu berpikir tentang dari mana pertumbuhan akan datang. Cara terbaik untuk melakukannya adalah melihat industri atau perusahaan yang paling mirip dengan perusahaan Anda. Jika perusahaan Anda e-commerce, kenali dan pelajari dengan serius bagaimana Amazon atau Zappos tumbuh.

 

Belajar dari orang lain, tetapi pertahankan visi mandiri yang kuat

Mempelajari kesuksesan dari orang lain memang penting, tetapi jangan biarkan hal itu membuat kamu tidak memiliki visi pribadi yang kuat. Keseimbangan diperlukan antara saran dari orang lain dan visi pribadi yang kuat. Elon Musk terkenal dengan pernyataannya “Don’t reason by analogy,” yang berarti jangan buat setiap keputusan berdasarkan pendekatan dari orang lain. Jangan pernah berhenti belajar akan sesuatu yang Anda cintai, namun tetap pertahankan visi pribadi di saat yang sama.

 

Kesederhanaan

Kesalahan umum yang sering dilakukan oleh startup baru adalah tidak membuat rencana bisnis yang sederhana, di mana mereka membuat terlalu banyak fitur yang tidak terlalu sukses. Sebaiknya, fokus pada satu masalah spesifik sesuai dengan visi besar Anda untuk perusahaan, dibandingkan mencoba banyak hal sekaligus. Pastikan apa yang Anda bangun memiliki potensi untuk menjadi perusahaan.