Emas memang menjadi salah satu pilihan investasi yang paling disukai. Sejak dulu, para generasi tua memiliki kecenderungan untuk menginvestasikan harta mereka dalam bentuk emas dibandingkan benda-benda lain, seperti properti atau kendaraan. Sekarang, investasi emas memiliki bentuk yang beragam; mulai dari mengoleksi emas batangan, menabung emas di bank, hingga arisan emas bersama komunitas. Terlepas dari beragam bentuknya, emas memang memiliki keunggulan tersendiri dibanding bentuk investasi lainnya. Mau tau apa aja? Simak ulasannya di bawah ini yuk!

 

  1. Nilai emas lebih stabil

Dengan menginvestasikan harta milikmu dalam bentuk emas, kamu nggak perlu lagi khawatir seputar inflasi atau deflasi yang biasanya mempengaruhi nilai mata uang. Ketika terjadi inflasi, harga emas biasanya akan mengalami kenaikan. Hal ini tentunya sangat menguntungkan karena jika dibandingkan dengan deposito uang di bank dengan bunga 5% per tahun, kamu bisa mendapatkan keuntungan hingga 4 kali lipat jika kamu mengkonversi uang tunai menjadi  emas yang kenaikan harga per tahunnya bisa mencapai 20% – 37%. Nilai emas memang lebih stabil daripada bentuk investasi lainnya.

 

  1. Mudah dicairkan

Investasi dalam bentuk properti, kendaraan, saham dan obligasi cenderung memiliki waktu yang lebih lama untuk dicairkan menjadi uang tunai. Hal ini dikarenakan pembeli dan peminatnya masih sangat terbatas. Belum lagi, ada kemungkinan jika nilainya bisa menyusut akibat inflasi, biaya broker, pajak dan sebagainya. Lain halnya jika berinvestasi emas, kamu bisa mencairkannya dengan mudah di ribuan Toko Emas, Pegadaian dan Lembaga Keuanganlainnya. Nilainya pun nggak akan berubah secara drastis dan mengikuti harga pasar emas internasional yang terus menguat.

 

  1. Tahan lama

Emas sebagai logam mulia memiliki daya tahan yang kuat dan sangat berbanding jauh daripada objek investasi lainnya. Emas sangat tahan dalam berbagai cuaca, anti karat, asam, air, bahkan api—meskipun emas bisa mencair dalam suhu di atas 1083 oC. Namun nilainya nggak akan berubah karena ia tetap merupakan logam mulia, hanya bentuknya saja yang berubah namun kemurnian dan massanya tetap.

 

  1. Resiko rendah

Ketika berinvestasi emas, maka kamu nggak perlu lagi khawatir dengan biaya penyusutan nilainya. Kamu cukup memikirkan biaya  untuk safe deposit box jika kamu memutuskan untuk menyimpan emasmu di bank. Nilai emas yang cenderung stabil dan terus dalam 7 tahun terakhir memberikan jaminan yang menguntungkan buat kamu yang mau mulai berinvestasi dengan logam mulia yang satu ini.

Bagaimana, tertarik berinvestasi emas? Jangan lupa untuk selalu mengkonsultasikan semua investasi milikmu kepada ahlinya agar kamu bisa memperkirakan keuntungan dan kerugian apa saja yang sekiranya akan didapatkan. Selamat berinvestasi!